RSS

BLOG VS FACEBOOK

22 Feb

Menulis merupakan kegiatan asik, seru, terkadang sekedar iseng yang senantiasa dilakukan banyak orang, dengan sadar ataukah tanpa disadari. Apa yang dituangkan dalam tulisan juga bisa beraneka ragam. Mulai dari hal-hal serius layaknya tulisan ilmiah, artikel, berita atau sebuah buku. Bisa juga goresan sebuah benih karya seni, berupa novel, drama, skenario, cerpen ataukah sebait puisi. Atau bahkan beberapa baris kalimat yang mewakili sebuah ide yang terlintas di kepala di tengah arena rutinitas meeting.

Menulis pada hakekatnya adalah menuangkan sebuah ide dalam bentuk tulisan, apa pun jenis & format tulisan tersebut. Sejak kecil saya dikenal sebagai anak yang pediam (kalo lagi gak ngomong hehe…), lebih banyak berpikir mencari korelasi tentang banyak hal dan berdialog dengan hati. Ketika sudah kenal alfabet, mulai bisa merangkai huruf jadi kata & memilih kata diatur jadi kalimat, maka ketika itu lah saya kenal dengan kegiatan menulis.

Sejak kenal kegiatan menulis itu pula saya mulai menumpahkan isi kepala & aneka emosi di hati dalam buku diary. Buku yang saya sebut diary ini punya metamorfosa yang unik, dimulai dari halaman belakang buku-buku catatan sekolah (that’s why I never lent it to anybody else hehe), lalu mulai sedikit kreatif memanfaatkan sisa buku catatan sekolah yang masih ada lembar kosongnya. Kemudian mulai sengaja beli buku kosong, khusus untuk diary. Tapi gak pernah beli buku khas diary apalagi yang ada judul DIARY, karena akan memancing rasa ingin tahu orang lain untuk iseng-iseng baca. Diary saya selalu berwajah sederhana sehingga tidak menarik perhatian & rasa ingin tahu orang lain. Jadi gak perlu dikunci segala atau diumpet-umpetin hehe…

Saya juga punya kebiasaan untuk tidak menyimpan buku diary lebih dari setahun. Membaca ulang isi diary pada bulan terakhir setiap akhir tahun, awalnya ini hanya sekedar rutinitas mengasikkan. Tapi belakangan menjadi media refleksi diri, kaledoiskop aktivitas setahun yang lalu, lalu membuat rencana baru untuk tahun depan. Lalu tibalah ceremonial memusnahkan diary pada detik pergantian tahun. So, I always have my own personal party every year hehe…

Beberapa tahun yang lalu, orang-orang ramai bikin blog, sejenis diary online dan di share ke temen-temen di alam maya. Setidaknya dengan blog mereka sudah melakukan kegiatan rutin menulis, layakya sebuah diary. Blog merupakan sebuah fenomena yang bagus juga, mengingat ada banyak orang yang mengeluh kesulitan menuangkan ide-ide nya dalam bentuk tulisan :-)Sayangnya saat itu saya tidak tertarik untuk ikut-ikutan latah bikin blog juga, walau pun tujuh tahun yang lalu saya pernah coba bikin personal homepage ketika saya masih berstatus mahasiswa di Bandung. Hanya untuk bisa upload cerpen & puisi yang saya tulis….

Belakangan saya kenal facebook, ternyata ada juga tempat menuangkan tulisan yaitu: NOTE, tempat dimana saat ini saya menuliskan sesuatu untuk teman-teman baca & berdiskusi dengan teman-teman di facebook hehe…

Baik facebook note maupun blog merupakan pilihan buat saya untuk memaksimalkan kegiatan menulis saya, tidak hanya sebatas diary atau laporan hasil pekerjaan saja.

Hari ini, saya bikin account di k.com karena tergoda rayuan maut Bamby kemarin hehe. Ternyata saya mesti sedikit usaha mendapatkan 100 point terlebih dahulu baru boleh posting di k.com. Unik ataukah justru ribet nih urusannya? Entah lah, tergantung dari sudut mana kita memandang. Mengingat tidak ada situs blog yg mensyaratkan seperti ini, maka kita bisa bilang k.com unik. Bisa juga dibilang ribet, mengingat kita mesti meluangkan waktu untuk membaca & memberi komentar pada posting orang lain terlebih dahulu.

Untuk itu saya membuat perbandingan antara Facebook Note dengan Blog.

Facebook Note:
– mudah dibuat tanpa harus repot bikin account baru.
– simple tanpa harus repot bikin background.
– bisa jadi media untuk membudayakan kegiatan menulis.
– bisa memberikan “sesuatu” bagi temen-temen di facebook jika yang ditulis itu bermanfaat buat orang lain.
– bisa bikin sesuka hati, kalo pas ada waktu saja, tanpa kewajiban untuk update isi note.
– pembaca nya terbatas hanya teman-temen di friend list, network facebook saja atau yang dikirimi via email.

Blog:
– mesti bikin account baru di suatu domain, cukup repot tapi tentu ada hal baru yg bisa dipelajari di sini.
– melatih kreativitas dengan menuangkan ide-ide untuk membuat blog itu menjadi menarik, misalnya dengan mengubah theme.
– mesti sediakan waktu untuk senantiasa update isi blog.
– menuliskan sesuatu yang berguna tentu juga akan memberi manfaat bagi yang baca.
– pembacanya tidak terbatas pemilik account di domain yang sama saja tapi bisa siapa pun.

 
4 Komentar

Ditulis oleh pada Februari 22, 2011 in INFORMASI WORDPRESS

 

4 responses to “BLOG VS FACEBOOK

  1. ILHAM SAPUTRA

    Juli 4, 2011 at 9:42 am

    Nice share..salam kenal..
    blog walking dulu😀
    http://hamzsevenfoldsm.blogspot.com

    makasih

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s